Bulan: Juli 2015

Memaknai Infotainment yang Sebenarnya

Infotainment adalah sebuah kata yang berasal dari dua kata, yaitu info dan entertainment. Jika kedua kata digabungkan bermakna informasi tentang dunia hiburan. Jika dimaknai dengan jelas berarti informasi tentang perkembangan dunia hiburan, mulai dari produksi hiburan, produk hiburan, dan pelaku hiburan.

Sekarang infotainment dimaknai dengan informasi pelaku hiburan dari sisi negatif, mulai dari memberitakan gosip sampai sensasi. Bahkan tak jarang memojokkan beberapa pelaku dunia hiburan seakan-akan mereka harus menanggung akibatnya.

Mangkanya, tak heran bila masyarakat Indonesia, terutama sebagian besar kaum wanita remaja hingga dewasa menggemari tayangan infotainment dan membicarakan artis yang terkena skandal, misalnya, atau salah seorang artis wanita yang menggugat cerai suaminya. Padahal apa yang mereka bicarakan belum tentu benar dan belum diklarifikasi oleh artis tersebut.

Namun, di setiap pemberitaan di infotainment mengandung maksud yang berbeda. Contohnya, beberapa waktu yang lalu, artis sekaligus komedian Alm. Olga Syahputra digosipkan dekat dengan Jesicca Iskandar. Padahal, hubungan mereka berdua hanya sebatas teman saja demi sikap professional mereka dalam bekerja. Jadi, gosip tersebut bertujuan menaikkan popularitas mereka berdua.

Sebagai pemirsa cerdas, jika kita menonton infotainment, kita harus memilih dan memilah mana berita yang benar-benar fakta dan mana berita yang benar-benar gosip. Tentu, kita sulit mengatur pemilik modal stasiun TV agar menyajikan infotainment yang 100& fakta dan tanpa gosip karena sebagian besar masyarakat Indonesia suka dengan hal yang berbau gosip, apalagi dibumbui dengan sensasi dan kehebohan.

ktv Jakarta Hadir di K-Vision

Mulai tanggal 28 Juni 2015, Kompas TV Jabodetabek yang memakai frekuensi 28 UHF milik ktv Jakarta akan bertukar frekuensi dengan tvPlus! Bogor yang bertengger di 25 UHF. Promosinya sudah dilakukan hari-hari sebelumnya.

Mengapa Kompas TV menempati frekuensi milik tvPlus!? Perlu diketahui bahwa sekarang tvPlus! sudah menjadi bagian dari jaringan Kompas TV. Maka, sah-sah saja bila sekarang Kompas TV Jabodetabek sudah berada di frekuensi 25 UHF.

Bagaimana dengan tvPlus!? Logo on-air-nya sekarang dihilangkan karena sekarang full relay Kompas TV. Itu menandakan bahwa Kompas TV Jabodetabek benar-benar berada di frekuensi 25 UHF.

Bagaimana dengan 28 UHF? Pihak Kompas TV sudah mengembalikan nama sebelumnya menjadi ktv Jakarta. Sekarang, ktv Jakarta sudah bersiaran mandiri dengan konten yang berbeda namun tetap di bawah kendali Kompas Gramedia Group.

Tadi siang, dengan secara sengaja namun hanya main-main saja, aku menekan siaran dengan ID “COMING SOON” dari tombol remote receiver K-Vision, aku telah melihat siaran ktv Jakarta sudah tersedia di K-Vision.

Karena perasaan masih gak percaya, aku auto scan salah satu frekuensi siaran K-Vision. Ternyata benar bahwa ID “COMING SOON” berganti menjadi KTV. Maka, pun sudah pasti bahwa siaran ktv Jakarta juga bisa dinikmati dengan menggunakan receiver K-Vision.

Screenshot ktv Jakarta via K-Vision

Screenshot ktv Jakarta via K-Vision

Screenshot ktv Jakarta via K-Vision

Screenshot ktv Jakarta via K-Vision

Migrasi ke Indihome Malah Menuai Masalah

Kurang lebih sekitar semingguan yang lalu, aku berhasil memindahkan hosting antar provider dengan server yang sama yaitu Server Singapura. Namun, yang terjadi malah blog ini aksesnya tersendat nan ngadat. Kadang cepat, kadang lambat.

Tanpa perlu pikir panjang, aku langsung mencari masalah dan solusinya ke Gugel. Jika akses ke CPanel lancar, maka masalahnya ada di WordPress dan harus di-instal ulang. Aku juga mengalami masalah seperti itu. Akhirnya aku menghubungi provider untuk dilakukan penghapusan secara total. Untungnya saya sudah punya backup-nya dari hosting lama.

Aku install ulang WordPress lagi. Trus aku import backup-nya. Ya, kulakukan seperti biasa seperti apa yang kulakukan. Sampai, aku pasang theme yang sangat ringan tanpa ada hiasan sedikit pun. Ternyata blog ini masih lelet. 🙁

Sempat ada pikiran untuk pindah server, apa jangan-jangan servernya mengalami masalah. Tidak berhenti sampai di situ saja, aku membuka situs-situs lain sebagai percobaan test internet apakah internet yang aku gunakan ini emang bener-bener normal atau kagak normal. Setelah situs-situsnya udah aku test, ternyata emang bener kalo internetnya emang gak normal.

2-3 hari yang lalu, saya mendapat jawaban dari suatu provider hosting, eh tapi di akhir diskusi aku minta maaf dong kalo pertanyaanku menyimpang dari produknya.

Kembali ke jawaban, ternyata masalah ada di dns server dari Indihome. Sejak migrasi Speedy ke Indihome, ya memang ada masalah kesulitan mengakses situs seperti yang aku alami ini, baik akses ke server Indonesia, Singapura, atau Amerika. OK, berarti aku gak sendirian dong mengalami masalah ini. 🙂

So, buat kalian yang pake Indihome, ya dimaklumi aja yah jika blog ini memang susah loadingnya. Bagi kalian yang pengen buka blog ini jadi lancar, usahakan pake internet hp kalian masing-masing ya. Loading blog via internet hp lancar kok jika internetnya bener-bener memadai. Kalo internet hp-nya memadai ya sama aja bo’ong. 🙂

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén