Kategori: Catatan (Page 1 of 6)

Hari Pertama 2018, Blog Ini Pindah Hosting Lagi

Kalau lebaran idul fitri tiba, biasanya sebagian orang, bahkan beberapa anak kecil pun pakai baju baru. Kali ini beda. Masuk hari pertama tahun 2018, blog ini malah pindah hosting lagi. Wah, wah, wah, ada apa ya?

Selama blog ini bisa diakses, saya sudah memindahkan hosting berkali-kali. Persis kayak mahasiswa yang sering berpindah-pindah kos karena kurang betah, sering ditegurin yang punya kos gara-gara telat bayar, bahkan jalan dari kos menuju kampus yang mungkin kejauhan atau terlalu ramai. Begitu juga pindah hosting. Saat ini, saya menggonta-ganti hosting dari blog ini karena mempertimbangkan beberapa kriteria, yaitu kenyamanan dan keseimbangan akses dari pengunjung, spesifikasi hosting, lokasi server hosting, dan kestabilan server hosting yang saya pakai dari hosting sebelumnya sampai sekarang yang saya pakai.

Memang, target blog yang saya tuju itu orang Indonesia karena sebagian besar konten dari blog ini berbahasa Indonesia. Beberapa kriteria di atas tetap saya pegang. But, lokasi server hosting lah yang saya prioritaskan saat ini.

Maka dari itu, awal tahun 2018 ini, saya pindahkan hosting dari blog ini ke salah satu provider yang saya tuju saat ini, yaitu Indoworx.

Hosting Provider Indoworx

Hosting Provider Indoworx (Sumber gambar: cdn.indoworx.com)

Pindah ke Indoworx bukan tanpa alasan. Penyedia hosting dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini menawarkan lokasi server hosting di Singapura yang sudah lama saya idamkan. Kebetulan waktu saya order menjelang akhir tahun 2017, harga promo paket paling rendah Rp5.000,-/bulan. Saya ambil paket paling rendah karena paket itu udah mencukupi buat blogging saat ini. Jadi, saya berani langganan selama tiga tahun supaya nggak repot bayar perpanjangan setiap tahunnya. Layanan support nya juga memuaskan, langsung ditangani oleh owner nya, agan Khairil Gunawan. 🙂

So, bagi kamu yang pengen pakai hosting ekonomis server Singapore, langsung saja order di sini ya. Terima kasih. 🙂

Pengalaman Beli Buku di Big Bad Wolf Surabaya 2017 Via Jasa Titip

Sumber gambar: bigbadwolfbooks.com/id

MasyaAllah, judulnya panjang amat yak. 😀

Sorry ya kalau judulnya panjang banget kayak judul skripsi. But, intinya, aku mau berbagi pengalaman beli buku di Big Bad Wolf Surabaya 2017 via jasa titip.

Pameran buku nasional dan lokal dengan harga termurah (sampai ada yang bilang cuci gudang) udah biasa. But, buying cheap import books is awesome. Yeah, beli buku impor murah itu luar biasa. Aku bukannya merendahkan buku-buku nasional sama lokal ya. Tapi, untuk mendalami pengetahuan atau hanya ingin sekedar menambah pengalaman membaca, ya nggak ada salahnya kan? Maka dari itu, beberapa orang, khususnya pegiat buku ya butuh pameran buku impor yang ngasih diskon gila-gilaan dan mungkin mereka sampe serakah shopping-nya dan nggak sadar kalo dompetnya sampe cekak. Bisa jadi, hehehe. 😀

Ngomongin pameran buku impor, Big Bad Wolf ini jagoannya. Setelah sukses digelar tahun lalu di Jakarta dan Surabaya, tahun ini digelar lagi. Di Jakarta, pelaksanaannya sekitar bulan Mei lalu. Nah, untuk di Surabaya, sudah diadakan akhir September sampai 10 Oktober 2017 kemarin dan tempatnya sama seperti tahun kemarin di JX International Convention Exhibition.  Di situ, kita bisa beli buku impor sepuasnya dengan harga cuci gudang mulai dari 65 ribu rupiah. Novel-novel best seller impor juga ada. Saking banyaknya buku yang dijual, kita jadi capek-capek sendiri ya karena kita pilih dan beli dari sekian ribu buku yang ditawarkan. Untuk buku Indonesia, hanya terbitan Mizan yang disediakan.

Sayangnya, saat itu, dompetku sedang kanker-kankernya dan nafsu untuk memborong semakin besar, apalagi ini buku impor and it’s really great occassion. Apalagi jarak dari lokasiku ke sana butuh waktu 3 jam lebih. Mau titip teman, tapi takutnya nggak dibelikan. Ya udah. Aku iseng googling “jasa titip beli buku bbw surabaya” dan ketemu banyak berita mengenai rekomendasi jasa titip yang diulas. Karena saking banyaknya jasa titip, terpaksa aku seleksi satu per satu manakah jasa titip yang benar-benar bisa nitip dan tentunya dipercaya. Apalagi jasa titipnya mudah dihubungi kapan aja. Setelah memilih dan memilah, akhirnya aku pilih satu jasa titip yang menurutku terpercaya dan bisa dihubungi kapan saja. Aku stalking akun Instagram-nya dan di situ ada link grup WhatsApp yang dia buat untuk ngasih tahu buku-buku apa saja yang dijual sesuai kategori dan bisa titip ketika live shopping berlangsung.

Karena coba-coba order dan kebetulan mau mepet menuju hari terakhir, aku order satu buku impor aja. Harga jasa titipnya dihitung per buku dan sesuai harga bukunya. Kalau harga per bukunya di bawah Rp50.000,- dikenakan biaya titip Rp5.000,-. Kalau harga per bukunya di atas Rp50.000,- sampai Rp150.000,- dikenakan biaya titip Rp10.000,-. Buku yang aku pesan harganya Rp65.000,-, itu berarti kena biaya titip Rp10.000,-. Jadi, totalnya Rp75.000,-. Dikit ya? Ya namanya lagi bokek, order secukupnya aja lah sesuai kebutuhan, hehehe. 😀 Kebetulan waktu itu Shopee ngadain promo gratis ongkir. Ya udah, aku minta jasa titipnya transaksi via Shopee aja dapat free ongkir, dia pun setuju. Ini yang aku suka. 😀

Setelah transaksi via Shopee, sekitar 1-2 mingguan buku terkirim ke rumah dan Alhamdulillah, my first import book which had been bought berhasil kugenggam. Dan nggak lupa, aku ucapkan makasih banyak kepada jasa titip terbaik versiku itu.

Ok, sekian pengalamanku beli buku di Pameran Big Bad Wolf Surabaya tahun ini via jasa titip. Mau tahu jasa titip yang aku rekomendasikan? Silakan intip salah satu foto Instagram-nya waktu dia live shopping. Tapi, keputusan tetap ada di tanganmu ya. Nggak diikuti juga nggak masalah kok. Kalau kamu juga punya pengalaman beli buku di BBW Surabaya atau Jakarta via jasa titip, share di komentar ya! Syukron. 🙂

Aauuwwsomee… ??? Hari Terakhir ??? Open Jasa Titip (Jastip) BBW Sby 2017 ? SALE 50-70% genre kids, science, novel, animals, hobbies, Penerbit Mizan, etc mulai 5rb per pcs Live shopping full day Minggu 08.00 – 12.00 dan 16.00-22.00 kuy join grup WA Live Shopping, upload pertama dan prioritas di situ atau ketik https://chat.whatsapp.com/3ASdpk7rTs13LOIMcDeWt6 Link dan daftar buku yg bisa dititip di bio instagram @titipbagus Utk foto lebih lengkap, isi dalam buku serta stok produk (ready atau dicarikan dulu) bisa japri Buka Titip: Instagram @titipbagus ?WA, Line: 0853 2662 2572 ? Mandiri & BCA a.n Angga P. ? JNE, J&T dan Wahana dari Gresik Free ongkir lewat SHOPEE *akan diuploadkan Aauuwwsomee… ???? #titipbeli #jasatitipbeli #jasatitip #bbwsby #bbw #bigbadwolf #bbwsurabaya #bbwsby2017 #bbwsurabaya2017 #mandiribbw #jasatitipbbw #jastipbbw #jasatitipbbwsby2017 #jasatitipbbwsurabaya2017 #jastipbbwsby2017 #jastipbbwsurabaya2017 #titipbagusBBWSby2017

A post shared by Jasa Titip Personal Wishlist (@titipbagus) on

Belajar ISTIQOMAH

Satu kata yang seringkali kudengar dari mubaligh atau motivator, bahkan, terkadang orang tuaku sendiri juga tiada bosan berujar sebuah kata tersebut. Yup, sebuah kata bernama ISTIQOMAH.

Kedengarannya mudah diucapkan. Seringkali, kalau aku diminta menasihati orang atau saudara, misal, kalau dia mau jadi orang sukses dalam suatu bidang, pasti dong yang aku minta hanyalah lakukan apa yang harus dilakukan secara konsisten alias ISTIQOMAH. Tuh kan? Aku bilang ISTIQOMAH.

Mungkin saja, tidak hanya aku yang mudah saja berucap ISTIQOMAH. Padahal, aku sendiri belum bisa melakukan apa yang dimaksud ISTIQOMAH. Ya, seperti menulis apapun di blog ini.

Sebenarnya, saya memiliki program one day, one writing in this blog. Tapi, ISTIQOMAH pun susah diterapkan. Tetapi, aku pun tidak akan nyerah gitu aja. Sampai sekarang, aku belajar ISTIQOMAH in anything activities everyday‘Till whenever, I study hard to be consistent or ISTIQOMAH man.

Puisi AGAMA Oleh KH. AHMAD MUSTOFA BISRI

Belum lama ini, saya menyimak dialog bersahabat antara pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab, dengan ayahandanya sendiri, Profesor Quraish Shihab, dan ulama kelahiran Rembang, Jawa Tengah, KH. Ahmad Mustofa Bisri, atau yang biasa disapa Gus Mus. Ada salah satu yang menarik yang perlu saya tuliskan di sini dari sekian hal menarik lainnya dari mereka yang merupakan sahabat sejati yang terjalin sejak mereka menimba ilmu di Kairo, Mesir. Selama dialog berlangsung, Gus Mus membacakan sebuah puisi dari telepon genggamnya langsung. Beliau membaca puisinya yang berjudul AGAMA dan isinya bisa dibaca di bawah ini.

AGAMA
Karya: KH. Ahmad Mustofa Bisri

Agama adalah Kereta Kencana
Yang disediakan Tuhan untuk kendaraan kalian
Berangkatlah, berangkatlah menuju kehadirat-Nya

Jangan terpukau keindahannya saja
Apalagi sampai dengan saudara-saudara sendiri bertikai
Berebut tempat paling depan

Kereta Kencana cukup luas
Untuk semua hamba yang rindu Tuhan
Berangkatlah, sudah sejak lama Ia menunggu kalian

Simak video di bawah ini untuk menonton video ketika Gus Mus membacakan puisi tersebut di menit ke 1:00. Terima kasih. 🙂

(Masih) Belajar Ikhlas

Jujur, saya ini orangnya sulit konsisten dalam melakukan sebuah kebaikan yang tentunya bermanfaat bagi diri saya sendiri. Terutama, saya ingin menumbuhkan rasa ikhlas dalam berbuat setiap kebaikan.

Mendengar kata “ikhlas” saja, saya merasa berbangga diri karena saya bisa bersikap ikhlas. Tetapi, kenyataannya, saya sulit sekali membuktikan sebuah kata tersebut yang manis di bibir saja.

Contohnya, saya ngasih duit ke pengemis. Memang, ngasih ke orang kurang mampu bisa menambah pahala. Tetapi, rasa kehilangan setelah memberi pun muncul. Nah, di situ lah keikhlasan saya diuji. Terkadang, saya kurang ikhlas dan menggerutu dalam hati.

Maka dari itu, saya perlu belajar ikhlas lebih sering lagi supaya saya sungguh-sungguh beramal dan beribadah kepada Yang Maha Kaya, Allah SWT.

Page 1 of 6

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén